PANTAI BUYUTAN NAN EKSOTIK
![]() |
| Panorama di Atas Pantai Buyutan |
Pacitan
memang merupakan salah satu surganya pantai di Indonesia. Ada yang gak percaya?
silahkan datang sendiri ke Pacitan dan lihat sendiri apa yang ada di sana hehe.

Panorama dari Atas Pantai Buyutan
Kali
ini penulis sedikit akan membahas salah
satu pantai yang ada di Pacitan yaitu Pantai Buyutan. Pantai ini terletak di
Desa Widoro Kecamatan Donorojo. Mungkin sudah tak asing dengan pantai ini,
pantai dengan ciri khas batu karang besar yang cukup unik. Banyak yang
beranggapan tentang bentuk dari batu karang ini. Ada yang bilang kalau
bentuknya seperti patung Budha, ada yang bilang seperti orang duduk, ada yang
bilang bahwa batu yang terletak 100 meter dari bibir pantai itu seperti mahkota
Dewa Narda yang jatuh dari langit.. Akan tetapi kalau anda mau mencari
informasi lebih tentang Pantai Buyutan sebenarnya batu karang yang menjadi
simbol pantai ini.
Pacitan
adalah sebuah kota di tepi pantai selatan yang terletak pada garis lintang
selatan : 8' 3 – 8' 17 bujur timur 11' 2 – 11' 28. Sebuah kabupaten
yang terletak di ujung barat daya provinsi Jawa Timur yang berjarak 270 km dari
kota Surabaya atau 100 km dari Solo. Untuk menempuhnya kita butuh waktu 5-6 jam
dari Surabaya.

Panorama di Atas Pantai Buyutan

Terletak di Desa Widoro Kecamatan Donorojo. Jalur termudah menuju Pantai
Buyutan adalah melalui jalur ke Goa Gong.
Dari jalan utama Pacitan – Solo, tepatnya di pertigaan dekat Masjid Besar
Punung (jika dari arah Kota Pacitan berarti setelah SPBU Punung). Dari
pertigaan ini jika dari arah Pacitan belok kiri, sampai ketemu pertigaan lagi
ambil kanan, ikuti terus jalan utama Goa Gong. Setelah sampai kompleks Goa
Gong, ambil jalan lurus jurusan Kalak (ada papan penunjuk arah).
Sampai di perempatan Balai Desa Kalak, ambil kiri
setelah melewati Pasar Kalak bertemu pertigaan, ambil jalan yang kanan arah
desa Widoro. Ikuti terus jalan ini sampai ketemu pertigaan dengan papan
petunjuk informasi menuju Pantai Buyutan yg terletak di kiri jalanlalu belok
kiri Ikuti jalanan yg menurun yang jaraknya sekitar 4 km menuju pantai.
Setelah berhenti di area
parkir sebelum turunan pantai anda bisa berhenti untuk
menikmati panorama pantai sembari jeprat-jepret kamera atau sekedar foto selfie serta
membayar uang masuk Rp. 5.000.
Pantai buyutan mempunyai ciri
khas batu-batu karang yang beraneka bentuk, ada yg berbentuk mirip perahu, dan
yang paling khas berbentuk seperti mahkota dewa. Konon menurut mitos yang
diceritakan oleh penduduk setempat, batu ini dulunya merupakan mahkota dewa
Narada yang terjatuh ketika sedang terbang di kawasan itu. (sekali lagi hanya
motos-pen.) Hee ...
Jika anda pingin bermalam di bibir
pantai sekaligus beburu sunset, terdapat area yg cukup luas untuk mendirikan tenda juga tersedia sumber
air tawar kecil yang bisa digunakan untuk kebutuhan memasak, minum, mandi,
berbilas setelah bermain air laut.

Kera/Monyet di Tebing Utara Pantai Buyutan

Di sekitar
tebing-tebing di belakang kawasan pantai ini merupakan habitat yang dihuni
kawanan monyet. Tidak terlalu mengganggu sebenarnya karena mereka pada dasarnya
takut dengan manusia, tapi tidak ada salahnya untuk waspada terutama terhadap
barang-barang bawaan kita. Selamat Menikmati Pantai Buyutan. (AW)




































